Kriteria Lomba Kreasi dan Inovasi Penerapan Pendidikan Karakter Tematik di DESA menyongsong Hardiknas Tahun 2025

Kriteria Lomba Kreasi dan Inovasi Penerapan Pendidikan Karakter Tematik di DESA menyongsong Hardiknas Tahun 225

  1. Peserta Lomba dibuka untuk semua desa se Kabupaten Flores Timur
  2. Waktu pendaftaran dimulai pada Selasa 8 April 225
  3. Pendaftaran peserta melalui link; https://forms.gle/Da6K8cbvMrzY5JGn6
  4. Pendaftaran peserta bisa melalui nomor WhatsApp : 8132792793 (Fandi Setiyanto/ Sekretaris PGRI Flores Timur) dengan mengirimkan Nama Pengusul- Nama Desa-Alamat Desa- Nama Kepala Desa- Nomor WA Pengusul.
  5. Kategori Lomba untuk tingkat Desa meliputi program Desa berbasis Pendidikan karakter Bagi Peserta Didik/Siswa di lingkungan Masyarakat desa
  6. Tagihan karya dalam bentuk  link Youtube berisi video berdurasi 5-1 Menit tentang penerapan karakter Pendidikan dalam Bulan April dan Bulan Mei di Desa. Contoh di Desa A, Bulan April 225 memilih program Desa Pendidikan Karakter Penerapan Jam Belajar, Bulan Mei 225 Program Desa tentang Sanitasi, dll. (Ada dua video yang dikirim yakni video penerapan pendidikan karakter di Bulan April 225 dan video penerapan karakter di Bulan Mei 225).
  7. Aspek penilaian meliputi inovasi dan kreativitas (3%), relevansi dengan pendidikan karakter (25%), implementasi dan dampak keberlanjutan (25%) keterlibatan Pemerintah Desa, Masyarakat dan Peserta Didik atau Siswa(2%).
  8. Karya Lomba dalam bentuk link youtube berisi (Dokumentasi Penerapan Karakter Tematik Bulan April 225 dan Mei 225) dikirim ke Penyelenggara melalui nomor : 8132792793 (Fandi Setiyanto) mulai 2 Mei sampai batas akhir 25 Mei 225)
  9. Tahapan penilaian karya tanggal 26-3 Mei 225. Uji petik di lapangan dapat dilaksanakan jika dipandang perlu
  10. Pengumuman kejuaraan 1 Besar dan Penerimaan Apresiasi dari PGRI Flores Timur pada 31 Mei 225
  11. Kejuaraan Favorit dinilai berdasarkan jumlah view terbanyak
  12. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat
Maksimus Masan Kian
Maksimus Masan Kian

Maksimus Masan Kian, seorang Guru Kampung dari Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.